Selasa, 01 November 2016

Penyebab sakit gigi dan cara pencegahannya

Anda mungkin sering terserang sakit gigi dalam berbagai kondisi. Hal ini dapat datang dan pergi atau kapan saja. Saat Makan atau minum akan terasa sakit, terutama saat makan makanan atau minuman panas atau dingin.
Rasa sakit gigi terdapat dua jenis yaitu ringan dan berat. Rasa sakit ini mungkin akan datang secara tiba-tiba. Bahkan rasa sakit akan terasa sangat sakit saat malam hari menjelang tidur.

Apa yang penyebab sakit gigi?

Sakit gigi terjadi ketika lapisan terdalam gigi (pulp gigi) terjadi peradangan. pulp terdiri dari saraf sensitif dan pembuluh darah.
Peradangan pulp gigi sebagai akibat dari:

  • kerusakan gigi – dikarenakan adanya lubang gigi (rongga) yang terbentuk di permukaan keras gigi
  • gigi retak – keretakan gigi yang ada pada gigi namun tidak terlihat oleh mata.
  • tambalan longgar atau rusak
  • gusi surut - di mana gusi menyusut sehingga mengekspos akar gigi yang sensitif tidak terlindungi oleh gusi.
  • periapikal abses – penumpukan nanah di dalam gigi yang disebabkan oleh infeksi.

Ada beberapa kondisi lain yang dapat menyebabkan rasa sakit mirip dengan sakit gigi, meskipun pulp tidak terpengaruh. Ini termasuk:

  • Abses periodontal - kumpulan nanah di gusi yang disebabkan oleh infeksi bakteri
  • luka pada gusi Anda
  • gusi sakit atau bengkak di sekitar gigi - misalnya, ketika tumbuh gigi dewasa.
  • sinusitis - yang kadang-kadang menyebabkan nyeri di sekitar rahang atas.
  • luka pada sendi yang melekat pada rahang dan tengkorak.

mencegah sakit gigi

Cara terbaik untuk menghindari sakit gigi dan masalah gigi lainnya adalah untuk menjaga gigi dan gusi sesehat mungkin. Untuk melakukan ini, Anda harus:

  • membatasi asupan makanan dan minuman manis - Anda harus memiliki pedoman ini untuk menjaga kesehatan gigi anda. 
  • menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.
  • bersih antara gigi Anda menggunakan benang gigi. jika perlu, berkumur dengan obat kumur.
  • tidak merokok – karena merokok dapat menimbulkan masalah pada gigi.

Pastikan Anda memiliki rutin jadwal rutin check-up gigi , sebaiknya lakukan pada dokter gigi yang sama.
Waktu antara check-up dapat bervariasi, tergantung pada seberapa sehat gigi dan gusi dan risiko terkena masalah di masa depan.
Dokter gigi akan memberikan saran kepada anda tentang apa yang harus anda lakukan.
Untuk Anak sebaikanya check-up gigi setiap enam bulan sekali sehingga kerusakan gigi dapat cepat diketahui dan diobati lebih dini.  jika anda ingin tahu tentang pengobatan silahkan baca obat sakit gigi alami